Gary Speed Meninggal Bunuh Diri?

Foto Gary Speed Para sahabat dan rekan sesama profesi manajer tim sepak bola Wales, Gary Speed, tidak habis mengerti mengapa Speed bunuh diri. Padahal ia sudah seperti punya segalanya dalam hidup ini.

Speed sukses sebagai pemain di Liga Primer Inggris, kemudian menjadi pelatih tim nasional negaranya, Wales. Perkawinannya dengan Louise, yang menghasilkan dua anak lelaki, Ed dan Tommy, selama ini jauh dari gosip keributan.

Mantan gelandang Leeds United, Everton, dan Newcastle United yang kini berusia 42 tahun itu ditemukan dalam keadaan gantung diri pada Minggu pagi lalu waktu setempat di rumahnya di Huntington, Chester, Inggris.

Peristiwa itu terjadi sehari setelah Speed tampil dalam acara televisi BBC One Football Focus dan berbicara dengan sesama tokoh sepak bola lainnya.

Polisi mengatakan tidak ada tanda-tanda pembunuhan terhadap mantan pemain Bolton Wanderers dan Sheffield United itu. Komentator cabang olahraga kriket Sky Sports, Ian Botham, mengatakan dunia sepak bola kehilangan duta besar yang hebat. Sebagai sahabat, Botham merasa sangat terpukul oleh kematian Speed.

“Saya bersamanya beberapa pekan lalu. Kami bermain golf. Ia menikmati permainannya. Di bawah penanganannya, (tim sepak bola) Wales bermain bagus. Segalanya tampak baik-baik saja,” kata Botham.

Namun Botham menambahkan bahwa semua orang tidak akan pernah tahu apa yang ada dalam diri manusia, “Dan mungkin tekanan yang dialaminya.”

Pada Desember tahun lalu Speed terpilih menggantikan John Toshack sebagai Manajer Wales. Untuk itu Asosiasi Sepak Bola Wales harus membayar kompensasi kepada Sheffield United. Sebab, di klub yang kini sudah turun dari Liga Primer ke Liga Championship itu Speed juga belum lama menjabat sebagai manajer.

Dalam debutnya sebagai manajer tim nasional, Speed membuat Wales menang dan kalah masing-masing lima kali. Kepemimpinannya banyak membawa perubahan. Empat kemenangan datang dari lima penampilan terakhir. Tim itu hanya tidak beruntung ketika kalah 0-1 oleh Inggris di Wembley.

“Ia berhasil membawa Wales tampil lebih menjanjikan pada masa mendatang,” kata rekannya ketika membela Wales sebagai pemain, Mark Bowen. Speed membawa gaya bermainnya yang selalu penuh semangat ketika malang melintang di Liga Inggris saat membesut tim nasionalnya.

“Ia pandai bicara, cerdas, dan manusia yang baik. Yang terpenting, keluarga mendukungnya,” ucap Botham menambahkan.

Karena itu kabar soal bunuh diri Speed mengagetkan. Bukan cuma klub Inggris dan rekan-rekannya seperti kiper Aston Villa, Shay Given, dan gelandang Liverpool, Craig Bellamy, yang berduka, tapi juga para politikus.

Menteri Pertama Wales Carwyn Jones mengatakan, “Saya sangat sedih mendengar kematian Gary Speed. Ini pasti masa sulit buat keluarganya.” Perdana Menteri Inggris David Cameron juga mengungkapkan kesedihannya yang mendalam saat mendengar kabar kematian Speed, yang dihormati di dua negara itu sebagai pemain maupun manajer.