Komentar Atas Mundurnya Briptu Norman dari Kepolisian

Pengunduran diri Briptu Norman Kamaru dari Kesatuan Brimob Polda Gorontalo sangat disayangkan oleh atasan dan rekan-rekannya.

Kasat Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol Anang Sumpena mengatakan seharusnya Norman mengingat kembali saat dia menjalani pendidikan kepolisian dulu.

Usahanya untuk bisa lulus menjadi polisi, sangat luar biasa mengikuti jejak sang ayah. Ayahnya, Idris Kamaru, juga pensiunan polisi dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Namun hasil dari usaha keras pria pengagum aktor India Shah Rukh Khan itu tidak bertahan lama. Kini, Norman lebih memilih keluar dan melanjutkan dunianya yang baru.

“Dia sekarang terkenal kan juga karena doa teman-temannya di polisi. Norman seharusnya berpikir 1.000 kali untuk keluar,” ujar Anang, Selasa (20/9/2011).

Hal senada juga disampaikan rekan-rekan Norman di unit Gegana Brimob Polda Gorontalo. Salah seorang di antaranya, Brigadir Satolom, bahkan menyebut Norman telah mengkhianati sumpahnya.

“Dulu (Norman) bilang katanya ingin tetap di Brimob, tapi sekarang sudah berubah. Dia mengkhianati kami, dia mengkhianati kesatuan. Dia juga besar seperti sekarang ini karena seragam polisi,” tegasnya.

Briptu Dodi, rekan Norman lainnya juga menyayangkan sikap yang diambil Norman. “Setelah terangkat namanya dia sekarang mau keluar dari Kepolisian,” ungkap Dodi seraya menambahkan Norman seharusnya bisa tetap berada di kesatuan sambil mengembangkan bakatnya.