Blog Baru Nazaruddin – nazaruddindemokrat.blogspot.com

Blog Baru M Nazarudin Juli 2011 Sebuah blog yang mengatasnamakan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, kembali beredar. Jika sebelumnya blog beralamat di nazaruddin78.blogspot.com, kini muncul lagi blog beralamat di nazaruddindemokrat.blogspot.com.

Alamat blog itu tersebar melalui surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi VIVAnews.com dari alamat Nazaruddin Demokrat [nazaruddindemokrat@yahoo.com]. Dalam surat elektronik itu ‘Nazaruddin’ menulis Ini blog saya yang baru: nazaruddindemokrat.blogspot.com.

Jika sebelumnya, Nazaruddin mengambil tema ‘Bertepuk Tanganlah Partai lain (Testimoni 1).‘ Testimoni ini diposting tanggal 30 Mei 2011, kini ‘Nazaruddin’, mengambil judul “Makin Riuh Keprok Partai Lain“. Postingan pertama dibuat pada Rabu 15 Mei 2011 pukul 00.58.

Saat dikonfirmasi, Nazaruddin belum mau berkomentar mengenai munculnya blog tersebut. Pesan singkat melalui BlackBerry Messenger tidak dijawab Nazaruddin yang saat ini dikabarkan tengah berada di Singapura untuk berobat.

Tak berbeda dengan blog sebelumnya yang sudah ditutup, ‘Nazaruddin’ juga kembali menceritakan mengenai kasusnya. Namun, dia kali ini membantah mengenai pernyataan seorang pengacara terkenal OC Kaligis.

Berikut isi Blog ‘Nazaruddin’:

Makin Riuh Keprok Partai Lain

Saya Muhammad Nazaruddin, Bendahara Fraksi Partai Demokrat, anggota Komisi VII DPR–RI, melanjutkan paparan saya di media online.

Saya menyimak Senin petang pekan lalu di saluran Metro TV, sosok pengacara OC Kaligis sempat mengatakan kehadapan pemirsa, “KPK sudah semena-mena terhadap Nazaruddin, baru pada tahap penyelidikan sudah melakukan pencekalan.”

“Sudah semena-mena itu!”

“Hal ini tidak memberikan kepastian hukum, bertentangan dengan KUHP. Belum lagi melihat Dewan Pembina menyampaikan keterangan pers pemecatan, seperti Syamsuddin, dengan muka kebencian. Jika saya Nazaruddin, saya gugat Demokrat,” ujar OC Kaligis.

Kepada publik di tanah air saya ingin menyampaikan, Kaligis bukanlah pengacara saya. Namun ia melihat ketidak benaran kasus yang menimpa saya dari sudut kacamata hukum. Dan tentu saya tak akan menuntut siapa-siapa dalam hal ini.

Kasus yang menimpa saya, tidak terbantahkan dominan kental sisi politisnya dibanding sisi hukum. Di dalam blog, saya yang lalu, banyak cacian, makian, yang menyebutkan saya pengecut, dan nada miring lainnya, namun jika menyimak keberangkatan saya dengan lebih tajam ke Singapura, ketika meninggalkan tanah air berobat, status saya adalah masih bebas. Tidak ada pelanggaran UU yang saya lakukan.

Selengkapnya baca Makin Riuh Keprok Partai Lain.