Kronologi Irzen Octa Meninggal – Citibank

Kantor Citibank (AP Photo/Paul Sakuma) Setelah ‘digempur’ anggota dewan, Citibank akhirnya membeberkan kronologi tewasnya Irzen Octa pada 29 Maret 2011 di kantor bank itu, Menara Jamsostek, Lantai 5. Octa diduga tewas setelah “diinterogasi” penagih utang atau debt collector Citibank.

Hotman Simbolon, Vice President Customer Care Citibank di depan anggota Komisi Perbankan dan Keuangan (XI) DPR, Rabu 6 April 2011 mengungkapkan, Octa datang ke kantor Citibank pada 29 Maret 2011 pagi. Octa seperti yang disebutkan, hendak mengurus utangnya yang membengkak hingga Rp100 juta dari angka sebelumnya Rp48 juta.

Hotman lalu membeberkan kronologi kejadian di lantai 5 saat itu berdasarkan buku catatan tamu dan rekaman CCTV di ruangan tersebut. Berikut kronologinya:

10.24 WIB:
Octa tiba di lantai 5, Menara Jamsostek. Octa sempat menunggu di ruang tunggu satpam. Satpam kemudian memanggil seseorang bernama A, salah satu karyawan outsourching yang bekerjasama dengan Citibank. Octa sempat dimintai KTP-nya dan nomor aduan permasalahan.

11.15 WIB:
Octa sendirian menunggu di ruang CLEO, dekat ATM. Ruangan ini transparan.

11.22 WIB: H (tersangka lainnya) memasuki ruang CLEO. Di dalam ruang ini ada negoisasi.

12.55 WIB: Satpam Citibank berinisial A sampai ke lantai 5.

13.21 WIB: Manajemen gedung mengirimkan kursi roda ke lantai 5. Staf Citibank kemudian menghubungi nomor terakhir di HP Octa, karena Citibank tidak bisa menghubungi rumahnya.

13.37 WIB: Dua teman Octa datang ke lantai 5.

13.43 WIB: Salah satu teman Octa memegang nadi Octa dan masih merasakan detak jantung.

13.53 WIB:
Satpam A membantu Octa mendudukkan Octa di kursi roda dan dibawa ke luar ruangan.

13.54 WIB:
Octa didorong keluar dari ruang CLEO dengan kursi roda, dari ruang pertemuan menuju mobil. Pada saat itu, mobil yang digunakan mobil Citibank karena ambulans yang ditelepon tidak datang.

Sekitar 14.35 WIB
, dengan perkiraan dari Menara Jamsostek ke RS MIntohardjo sekitar 40 menit, Octa tiba di RS. Dia langsung dibawa ke bagian emergensi. Tim medis kemudian mengambil tindakan. Beberapa saat kemudian Octa dinyatakan telah meninggal. Pada saat itu, tim yang ada disitu yang mengantar satpam, sopir, dibawa polisi ke Polres Jakarta Selatan. Di RS, almarhum ditemani temannya untuk otopsi. Octa kemudian dibawa ke RSCM.

Kronologi yang dibuat Citibank ini sempat diragukan anggota dewan. Mereka mempertanyakan keabsahannya. “Apa dibuat dibawa sumpah?” tanya Yosef Umarhadi dari FPDIP.