FOTO Ulat Bulu di Jawa Barat

Dinas Pertanian Jawa Barat masih menyelidiki serangan ulat bulu yang terjadi di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi dan Kampung Sidaraja, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Jabar Endang Suhendar, untuk serangan ulat bulu di Bekasi, pihaknya sudah mengantisipasi dengan melakukan penyemprotan terhadap wilayah yang terserang ulat bulu sejak Rabu (6/4/2011) lalu.

“Kita sudah cek ke lokasi, dengan melakukan penyemprotan melalui desinfektan pestisida antihama di derah tersebut. Untuk antisipasi saat ini pihak Dinas Pertanian setempat melokalisir titik-titik munculnya ulat bulu yang ada di Jatiasih tersebut,” ujar Endang Suhendar saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (8/4/2011).

Sementara untuk kasus serangan ulat bulu di Sumedang, pihaknya masih menunggu laporan detail karena baru mendapat kabar dari kepala dinas pertanian setempat (Sumedang).

“Untuk di Bekasi kita lakukan penelitian melalui arah angin dan cuaca. Karena bisa saja faktor ekstrem melalui perubahan cuaca seperti yang terjadi di Probolinggo. Untuk yang di Sumedang kita belum dapat laporan detail, karena baru mendengar kabar dari Kepala Dinas Pertanian Sumedang,” tutur Endang.

Ia berharap, warga di Jabar tidak panik dengan serangan ulat bulu di sejumlah daerah di Jabar. “Mudah-mudahan yang terjadi di Jabar karena faktor cuaca, dan saat ini masih kita lakukan penelitian agar menjadi acuan di sejumlah daerah bila terjadi di daerah lain di Jabar,” terang Endang.

Serangan ribuan ulat bulu telah masuk ke wilayah Jabar. Setelah ditemukan di wilayah Kota Bekasi, serangan ulat bulu ditemukan di Kampung Sidaraja, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang.

Ulat bernama latin dasychira inclusa tersebut terdapat pada puluhan pohon mangga, di antaranya di tiga pohon mangga milik Ence Tatang (56) warga RT 03/07. Selain ada di pohon depan rumahnya, ulat juga mengerumuni pohon mangga lain milik tetangga Ence yang rumahnya bersebelahan.