Dede Irawan TKI Asal Brebes Tewas di Malaysia

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Brebes merenggang nyawa di negeri jiran, Malaysia. Dede Irawan (21) warga RT 1 RW 2 Desa Randusanga Wetan, Kecamatan Brebes meninggal akibat kecelakaan kerja saat korban sedang melakukan bongkar muat kayu di kapal.

Namun sampai saat ini, jasad korban belum juga dipulangkan ke kediaman orang tuanya di Desa Randusanga Wetan. Kepala Desa Randusangan Wetan Amir Mahmudi mengakui kalau salah satu warganya telah meninggal di Malaysia.

Dijelaskan Amir, korban yang merupakan anak dari Toripin (55) tersebut meninggal pada tanggal 22 April 2011 sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Korban meninggal akibat tertimpa balokan kayu saat sedang melakukan bongkar muat dari sebuah kapal di mana korban bekerja.

“Kami selaku kepala desa memang sudah mendapatkan kabar tentang kematian warga kami yang bekerja di Malaysia. Dari informasi yang saya dapat, korban meninggal akibat tertimpa balokan kayu,” terangnya.

Ia menjelaskan, korban bekerja di Malaysia sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dan baru bekerja selama 18 bulan. “Namun kami tidak tahu persis korban bekerja melalui PT apa,” jelasnya lagi.

Mendengar informasi tersebut, tambah Amir, dirinya sejak Senin lalu sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak kecamatan dan dinas terkait. Namun demikian, sampai dengan saat ini desa maupun keluarga korban belum mengetahui kepastian kepulangan jenazah ke rumah duka di Desa Randusanga Wetan. Dikatakan, kejadian tewasnya salah satu TKI asal Desa Randusangan Wetan baru pertama kali terjadi.

Dijelaskan, dari data yang ada di kantor desa, saat ini ada 50 orang yang bekerja di luar negeri. Jumlah tersebut terdiri dari 45 laki-laki dan 5 orang perempuan. Mereka tersebar di beberapa negara Asia. “Mereka rata-rata bekerja sebagai buruh pabrik,” terang Amir.

Sementara Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabuaten Brebes Ir Amin Budi Raharjo, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan informasi itu. Namun berdasarkan investigasi dinasnya, ternyata yang bersangkutan termasuk TKI ilegal. Karena tidak ditemukan data korban, termasuk PPTKIS yang memberangkatkan.

“Kita turut berbela sungkawa, namun kita tidak bisa berbuat banyak. Kita sendiri sudah koordinasi ke Dinsos Provinsi dan BPN2TKI juga tidak menerima kabar itu. Dari informasi keluarga, katanya jenazah sudah sampai ke Jakarta dan mau dipulangkan ke asalnya,” jelas Amin.

Dikatakan Amin, TKI tersebut berangkat Malaysia atas ajakan rekannya yang sudah berhasil di Malaysia. Bahkan bukan hanya dia saja, namun ada puluhan TKI yang diajak orang tersebut. Namun semuanya tidak jelas menggunakan PPTKIS mana, karena berdasarkan data di dinasnya sama sekali tidak ada.

“Kita berharap kepada para calon TKI, untuk berhati-hati. Harus mengikuti aturan yang ada, seperti PPTKIS yang resmi dan mendapat rekomendasi dari Dinsosnakertrans,” tandasnnya mengingatkan.

Diminati pembaca:

  • boke tkw tegal
  • bokep randusanga brebes
  • download video bokep abg smp jatibarang brebes