Novel “Srondol Gayus Ke Italy” Hazmi Srondol

Penulis humor Hazmi Srondol menerbitkan novel komidi berjudul “Srondol Gayus Ke Italy” yang bercerita mengenai realitas kehidupan karyawan di kantor dan direncanakan diluncurkan di Jakarta, 14 April 2011.

Pemilik nama asli Hazmi Fitriyasa itu dalam penjelasan yang disampaikan kepada ANTARA di Denpasar, Minggu menyebutkan, “Srondol Gayus Ke Italy” itu merupakan buku pertama dari rangkaian ratusan buku kumpulan tulisan humor lainnya yang akan diterbitkan dalam format novel.

“Novel pertama yang diterbitkan oleh Media Publishing ini berisi cerita tentang kelucuan-kelucuan yang terjadi pada sosok Srondol, seorang staf kantor saat mendapatkan tugas training ke Italy bersama-rekan-rekan kerjanya,” katanya.

Menurut dia, banyak hal yang menarik pada novel dalam seri buku ber-tagline “Humor Cerdas Ala Kantor” tersebut. Bukan hanya cerita perjalanan yang menarik dan kocak, namun terdapat juga sisi-sisi romantis dan membuat galau Srondol saat menghadapi godaan seorang gadis jelita dari Venezia.

“Padahal, pada saat yang sama istri Srondol di Indonesia sedang hamil tua,” kata staf teknik bidang teknologi jaringan fiber optik dan backbone perusahaan telekomunikasi ini.

Lelaki yang aktif dalam beladiri di Dojo Aiki-Kenyukai itu mengemukakan, desain sampul novel tersebut sangat menarik untuk dilihat dan menggelitik. Jika tidak cermat melihat, orang akan menduga bahwa wajah di sampul tersebut adalah foto tersangka kasus korupsi pajak yang terkenal.

Padahal, foto tersebut memang merupakan foto diri sang penulis yang di kantor dan di lingkungan tempat tinggalnya sering dibuat bahan bercanda mirip dengan wajah Gayus Tambunan. Karena itu, kata Gayus dalam judul novel tersebut diberi tanda silang sebagai penegas sekaligus pengumuman bahwa Srondol itu berbeda dengan “Gayus pajak”.

Hazmi mengemukakan bahwa setelah novel pertama beredar akan segera disusul beberapa buku “Humor Cerdas Ala Kantor” lainnya yang menceritakan kelucuan dan kekocakan Srondol di sekitar pertemanan, pekerjaan, para pimpinan, lingkungan serta keluarganya beserta anaknya yang cerdas dan menggemaskan.

Ia menegaskan bahwa humor-humor tersebut merupakan humor cerdas yang orisinil, mengelitik sekaligus inspiratif.(Editor: Ruslan Burhani)