Laser Radiasi Tinggi di Malaysia

Ditulis oleh Bibit WS pada 2010/12/28 | 12/28/2010 02:44:00 PM

laser di final piala AFF leg 1 Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengajukan protes resmi ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Protes ini terkait dengan gangguan sinar laser yang terjadi saat pertandingan final leg pertama Piala AFF 2010, kemarin malam.
"Hari ini kami akan membuat surat protes itu ke AFC," kata Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes di sela-sela acara peluncuran buku mengenang seribu hari wafatnya tokoh sepak bola nasional Endang Witarsa di Jakarta, Senin (27/12).

Nugraha menjelaskan, insiden gangguan sinar laser yang banyak ditujukan kepada para pemain tim nasional (timnas) Indonesia saat berlaga melawan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, itu merupakan kasus yang serius. Sebab, sinar laser yang digunakan oleh oknum penonton bukan sinar laser biasa, melainkan beradiasi tinggi.

"Ini merupakan kasus serius karena ternyata sinar laser itu memang sangat membahayakan dan bukan merupakan sinar laser biasa yang harganya murahan," kata Nugraha sambil memperlihatkan bukti foto tembakan laser tersebut yang direkam dalam telepon selulernya. Kendati demikian, Nugraha mengatakan, protes tersebut secara prosedural ditujukan kepada AFC dan bukan ke Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Pada kesempatan itu, Nugraha mengungkapkan, rombongan timnas Indonesia yang kemarin malam ditaklukkan Malaysia dengan skor 0-3 sudah tiba kembali di Tanah Air dan mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan pesawat carteran pada pukul 11.30 WIB

Nugraha turut menyambut kedatangan rombongan bersama beberapa staf pengurus PSSI, di antaranya Kepala Bidang Luar Negeri Dali Tahir. "Semua pemain dan ofisial tim sudah tiba dengan selamat dan dalam keadaan sehat walafiat, dan mereka siap tempur menghadapi laga kedua final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada hari Rabu nanti," ujarnya.

Nugraha mengungkapkan, kedatangan timnas di bandar udara tetap disambut oleh ratusan pendukung tim Merah Putih. Namun para para pemain kali ini tak akan dibiarkan melayani para penggemar untuk berfoto bersama atau melayani permintaan tanda tangan. "Begitu keluar dari bandara mereka langsung kami perintahkan naik ke atas bus untuk segera menuju ke hotel," kata Nugraha.
Diberdayakan oleh Blogger.